Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi kemampuan guru dalam mengintegrasikan teknologi interaktif dalam pembelajaran IPAS di UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng II; 2) Mengidentifikasi strategi yang tepat dan efektif untuk meningkatkan kemampuan guru dalam pemanfaatan teknologi interaktif dalam pembelajaran IPAS di UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng II. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokementasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan guru dipengaruhi oleh faktor internal seperti keterampilan, pengetahuan, motivasi, dan sikap positif guru, serta faktor eksternal seperti dukungan manajemen sekolah, fasilitas, kebijakan pendidikan, dan keterlibatan orang tua. Di UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng II, tantangan seperti pemeliharaan perangkat dan gangguan koneksi internet masih menjadi hambatan. Strategi untuk meningkatkan kemampuan guru meliputi pelatihan dan workshop berkala, pembentukan komunitas belajar, dukungan manajemen sekolah, keterlibatan orang tua dan penciptaan budaya inovasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi teknologi interaktif yang sukses memerlukan pendekatan sistematis dan terencana. Dengan menerapkan strategi yang direkomendasikan, diharapkan guru dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih interaktif, relevan, dan efektif, serta mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan di era digital. This study aims to: (1) Identify internal and external factors influencing teachers' ability to integrate interactive technology in IPAS learning at UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng II; (2) Identify appropriate and effective strategies to enhance teachers' ability in utilizing interactive technology in IPAS learning at UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng II. This research employs a qualitative approach with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The findings reveal that teachers' ability is influenced by internal factors such as skills, knowledge, motivation, and positive attitudes, as well as external factors like school management support, facilities, educational policies, and parental involvement. At UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng II, challenges such as device maintenance and internet connectivity issues remain obstacles. Strategies to improve teachers’ capabilities include regular training and workshops, the formation of learning communities, school management support, parental involvement, and fostering an innovation culture. This study concludes that successful integration of interactive technology requires a systematic and well-planned approach. By implementing the recommended strategies, teachers are expected to create a more interactive, relevant, and effective learning environment while preparing students to face challenges in the digital era.
Copyrights © 2025