Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi penerapan, menentukan dampak, dan bentuk evaluasi transformasi integrasi digital untuk membangun kemandirian belajar siswa (Studi Kasus SD IT Wahdah Islamiyah Kendari. Masalah dalam penelitian ini yaitu media berbasis teknologi informasi belum sepenuhnya tersedia disetiap kelas di sekolah dan dimanfaatkan oleh guru untuk kepentingan dalam proses pembelajaran mengakibatkan siswa kurang mandiri dalam menyelesaikan tugas yang diberikan, hanya menyalin pekerjaan temannya.Teknik Penelitian diketahui bahwa penelitian kontekstual agar mengkaji perubahan integrasi teknologi dan pengaruhnya terhadap kemampuan individu latihan pelajar di SD IT Wahdah Islamiah Kendari. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode survei. Saksi penelitian terdiri dari 2 orang guru wali tingkat, 1 orang pimpinan sekolah, 3 orang wali pelajar, dan 2 orang pelajar. Metode pengumpulan data terdiri dari tanya jawab mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pelaksanaan perubahan integrasi teknologi agar membentuk kemampuan individu latihan pelajar dilakukan oleh guru dengan cara meningkatkan keahlian penggunaan gadget dalam pelatihannya. Menjaga perilaku motivasi latihan, disiplin, tanggung jawab, percaya diri, dan kemampuan individu latihan pelajar. Fungsi guru sebagai fasilitator dalam pelatihan diharapkan pelajar mampu melakukan kegiatan latihan secara bebas dengan aturan dan sarana latihan yang didukung oleh gadget. 2) Hubungan perubahan campuran tingkat lanjut agar menumbuhkan kemampuan individu latihan pelajar di SD IT Wahdah Islamiah Kendari memiliki akibat positif dan negatif, dimana akibat positifnya meningkatkan pengetahuan dan bekerja dengan komunikasi serta mencari informasi dari luar, sedangkan akibat negatifnya dapat membuat pelajar menjadi tidak aktif dan dapat mengganggu kesehatan. 3) Peangkaan pelaksanaan perubahan campuran tingkat lanjut agar lebih meningkatkan kemampuan individu latihan pelajar di SD IT Wahdah Islamiah Kendari dengan menggunakan peangkaan, yaitu motivasi latihan, disiplin, tanggung jawab, keberanian, dan motivasi diri. Hasil akhir yang didapat diketahui bahwa bahwa pemanfaatan perubahan bergabung tingkat lanjut agar membentuk kebebasan latihan di SD IT Wahdah Islamiah Kendari telah terlaksana dengan baik Penggabungan Terkomputerisasi Perubahan, Kebebasan, Pelatihan., memperoleh konsekuensi positif dan negatif berupa peangkaan motivasi, disiplin, komitmen, keberanian, dan kemampuan individu. The purpose of this study is to identify the implementation, determine the impact, and form of evaluation of digital integration transformation to build student learning independence (Case Study of SD IT Wahdah Islamiyah Kendari. The problem in this study is that information technology-based media is not yet fully available in every class at school and is used by teachers for the benefit of the learning process, resulting in students being less independent in completing the tasks given, only copying their friends' work. Research Techniques It is known that contextual research in order to examine changes in technology integration and its influence on the individual abilities of student training at SD IT Wahdah Islamiah Kendari. This research approach uses a survey method. Research witnesses consist of 2 homeroom teachers, 1 school principal, 3 student guardians, and 2 students. Data collection methods consist of in-depth questions and answers, participatory observation, and documentation. The results of the study indicate that 1) The implementation of changes in technology integration in order to form individual student training abilities is carried out by teachers by increasing gadget usage skills in their training. Maintaining motivational behavior, discipline, responsibility, self-confidence, and individual student training abilities. The function of the teacher as a facilitator in training is expected that students are able to carry out training activities freely with rules and training facilities supported by gadgets. 2) The relationship between advanced mixed changes in order to foster individual student training abilities at SD IT Wahdah Islamiah Kendari has positive and negative effects, where the positive effects increase knowledge and work with communication and seek information from outside, while the negative effects can make students inactive and can interfere with health. 3) The implementation of advanced mixed changes to further improve the individual training abilities of students at SD IT Wahdah Islamiah Kendari by using the following figures: training motivation, discipline, responsibility, courage, and self-motivation. The final results obtained show that the use of advanced combined changes to form freedom of practice at SD IT Wahdah Islamiah Kendari has been implemented well, obtaining positive and negative consequences in the form of motivation, discipline, commitment, courage, and individual abilities..
Copyrights © 2025