Kewirausahaan telah berkembang dari aktivitas bisnis sederhana menjadi disiplin ilmu yang berperan penting dalam transformasi ekonomi global abad ke-21. Artikel ini menelaah dimensi teoritis dan praktis kewirausahaan melalui systematic literature review dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa kewirausahaan modern merupakan ekosistem dinamis yang menuntut sinergi antara karakter individu, proses bisnis yang adaptif, dan dukungan lingkungan seperti kebijakan, akses pembiayaan, serta infrastruktur digital. Paradoks utama ditemukan pada hubungan antara risiko dan perencanaan strategis, di mana keberhasilan lahir dari validasi dan pembelajaran berkelanjutan. Pendidikan kewirausahaan yang efektif perlu mengedepankan pengalaman praktis dan mentoring intensif. Membangun budaya kewirausahaan berkelanjutan memerlukan kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan pembuat kebijakan guna menciptakan nilai ekonomi dan sosial jangka panjang. Entrepreneurship has evolved from simple business initiation into a discipline and a key driver of global economic transformation in the 21st century. This article examines the theoretical and practical dimensions of entrepreneurship through a systematic literature review with a qualitative descriptive approach. Findings reveal that modern entrepreneurship is a dynamic ecosystem requiring synergy among individual characteristics, adaptive business processes, and supportive environments such as policies, financing access, and digital infrastructure. A central paradox emerges between risk and strategic planning, where success is achieved through continuous validation and learning. Effective entrepreneurship education should emphasize experiential learning and intensive mentoring. Building a sustainable entrepreneurial culture requires collaboration among academics, practitioners, and policymakers to create long-term economic and social value
Copyrights © 2025