Menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini merupakan langkah penting dalam membangun fondasi spiritual anak. Pada masa perkembangan awal, anak belajar melalui aktivitas bermain, pengalaman konkret, dan penyampaian cerita yang menarik. Kajian ini bertujuan untuk menjelaskan konsep cinta Al-Qur’an pada anak usia dini serta menganalisis efektivitas pendekatan bermain dan bercerita dalam pembelajaran Al-Qur’an di lembaga PAUD. Penelitian menggunakan metode studi pustaka dengan menganalisis literatur terkait perkembangan anak, metode pendidikan Islam, serta model pembelajaran kreatif berbasis bermain. Hasil kajian menunjukkan bahwa perpaduan aktivitas bermain dan bercerita menjadikan proses pengenalan Al-Qur’an lebih menyenangkan, bermakna, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Guru dan orang tua memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang religius, hangat, dan interaktif sehingga anak dapat tumbuh dengan kecintaan yang alami terhadap Al-Qur’an.
Copyrights © 2026