Terdapat perbedaan capaian pembangunan manusia antarprovinsi di Indonesia yang dipengaruhi oleh perbedaan kemampuan fiskal daerah, efektivitas pengalokasian bantuan sosial, serta tingkat kemiskinan. Tujuan penelitian untuk mengkaji pengaruh pajak daerah, belanja bantuan sosial, dan kemiskinan terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia selama 2020-2024. Metode penelitian yaitu kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan asosiatif. Sampel penelitian meliputi 25 provinsi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK). Analisis dilakukan dengan regresi data panel menggunakan Fixed Effect Model (FEM). Hasilnya menunjukkan bahwa pajak daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM. Sementara itu, belanja bantuan sosial dan tingkat kemiskinan justru berdampak negatif dan signifikan terhadap IPM. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap IPM. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas pembangunan manusia dapat didorong melalui optimalisasi penerimaan pajak daerah, pengelolaan belanja bantuan sosial yang lebih efektif, serta upaya pengurangan tingkat kemiskinan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025