Latar Belakang: Prevalensi hipertensi tinggi di negara berpendapatan rendah, termasuk Indonesia yang mencapai 34,1%. Penatalaksanaan nonfarmakologis seperti peningkatan konsumsi serat dan kalium, termasuk labu siam dan jus mentimun, dapat membantu menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian rebusan labu siam dan jus mentimun terhadap perubahan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di Desa Babakansari, Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka tahun 2024.Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain pra-eksperimen menggunakan one group pre-post test. Populasi penelitian sebanyak 417 lansia penderita hipertensi. Analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon.Hasil: Rata-rata tekanan darah sebelum intervensi 160,33/92,33 mmHg dan sesudah intervensi menurun menjadi 133,67/81,00 mmHg. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan p-value = 0,000 (<0,05).Kesimpulan: Terdapat pengaruh signifikan pemberian rebusan labu siam dan jus mentimun terhadap penurunan tekanan darah. Disarankan penggunaan tanaman herbal sebagai terapi tambahan dalam pengelolaan hipertensi pada lansia.
Copyrights © 2025