Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja makroekonomi negara-negara ASEAN terhadap permintaan pariwisata Indonesia yang diproksikan melalui jumlah kunjungan wisatawan mancanegara. Variabel independen yang digunakan meliputi PDB per kapita, jumlah penduduk, Bilateral Trade Index dan kurs. Data yang digunakan merupakan data panel tahunan dari delapan negara ASEAN, yaitu Brunei Darussalam, Filipina, Kamboja, Laos, Malaysia, Singapura, Thailand dan Vietnam, selama periode 2019-2024. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Common Effect Model (CEM). Hasil estimasi menunjukkan bahwa PDB per kapita dan Bilateral Trade Index berpengaruh positif dan signifikan terhadap kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia Sementara itu, jumlah penduduk menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan serta nilai tukar memiliki pengaruh positif dan signifikan pada α=10%. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan daya beli dan intensitas hubungan perdagangan antarnegara ASEAN memiliki peran penting dalam mendorong permintaan pariwisata internasional ke Indonesia. Penelitian ini dihaharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pengembangan pariwisata berbasis kerja sama ekonomi regional.
Copyrights © 2025