Penelitian ini bertujuan menentukan formulasi optimal sirup herbal berbahan bunga telang dengan penambahan jahe serta mengevaluasi karakteristik fisikokimia dan organoleptiknya. Penelitian ini adalah penelitian faktor tunggal (penambahan jahe, 0-30 g untuk setiap bunga telang sebanyak 5 g) yang dirancang dalam Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan. Setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali. Data yang diperoleh dianalisis dengan ANOVA dilanjutkan dengan DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan jahe berpengaruh signifikan terhadap respons organoleptik untuk rasa dan aroma sirup herbal bunga telang, tetapi tidak untuk warna. Sirup dengan penambahan jahe 20 g mendapatkan respons organoleptik hedonik tertinggi untuk parameter rasa 7,20 dan aroma 7,30. Respons organoleptik mutu hedonik menunjukan bahwa penambahan jahe meningkatkan kualitas rasa dan aroma sirup, dengan nilai tertinggi pada penambahan 30 g jahe yang memberikan skor untuk rasa 4,23 dan aroma 4,07. Nilai pH berkisar antara 5,56 (F0) hingga 5,83 untuk sirop tanpa penambahan jahe sampai dengan penambahan jahe 30 g, dengan perbedaan signifikan. Nilai pH yang diperoleh sesuai dengan rekomendasi bahwa sirup yang baik, memiliki pH antara 4-7. Melalui uji kualitatif, semua sampel diketahui mengandung senyawa flavonoid dan senyawa fenolik. Selain itu, semua formulasi menunjukkan homogenitas yang baik.
Copyrights © 2026