Latar Belakang: Hipertensi merupakan masalah kesehatan utama dan penyebab kematian signifikan di Indonesia, dengan prevalensi tertinggi pada kelompok lanjut usia (lansia). Terapi non-farmakologi, seperti senam Prolanis dan rendam kaki air hangat, menjadi alternatif penting untuk menurunkan tekanan darah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kombinasi senam Prolanis dan rendam kaki air hangat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Sidomulyo Pekanbaru. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain eksperimen semu (quasi-experiment) dengan rancangan two group pretest-posttest. Dari populasi 75 lansia, diambil sampel sebanyak 30 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi (15orang) dan kelompok kontrol (15 orang). Analisis data dilakukan menggunakan uji wilcoxone dan uji mann whitney. Hasil: Hasil uji dependent t-test pada kelompok intervensi menunjukkan penurunan nilai rata-rata dari 3,67 (pretest) menjadi 2,60 (posttest) dengan p-value 0,000. Pada kelompok kontrol juga ditemukan pengaruh dengan p-value 0,000. Selanjutnya, hasil uji Independent T-Test menunjukkan nilai Asymp.Sig. (2-tailed) sebesar 0,028 (< 0,05). Hal ini membuktikan adanya perbedaan efektivitas yang signifikan antara kelompok intervensi dan kontrol. Kesimpulan: Kombinasi senam Prolanis dan rendam kaki air hangat efektif dalam menurunkan tekanan darah pada lansia. Tenaga kesehatan diharapkan dapat mengedukasi lansia untuk menerapkan metode ini sebagai terapi komplementer mandiri.
Copyrights © 2025