Latar Belakang: Data WHO pada tahun 2021 nyeri kepala memengaruhi sekitar 40% populasi global dan menduduki posisi ketiga sebagai penyebab tertinggi disabilitas neurologis (6). Nyeri kepala merupakan salah satu gejala neurologis yang paling umum dijumpai. Nyeri kepala dapat memburuk selama kehamilan akibat perubahan hormonal, hemodinamik, serta beban fisiologis dan nyeri biasa berhubungan dengan gangguan primer seperti migrain atau Tension-Type Headache (TTH), namun beberapa kondisi dapat menandakan gangguan serius yang mengancam jiwa. Tujuan: Pengenalan terhadap red flag dan green flag pada nyeri kepala, khususnya dalam populasi ibu hamil dengan menggunakan instrumen SNNOOP10 sebagai pendekatan evaluatif yang tepat. Metode: Penelitian ini menggunakan metode narrative review yang bertujuan untuk merangkum dan mengkaji secara komprehensif melalui database ilmiah dengan rentang tahun publikasi antara 2013 hingga 2024 kemudian dibuat kesimpulan mengenai topik permasalahan yang dibahas. Hasil: Nyeri kepala pada ibu hamil harus segera diidentifikasi tanda bahaya untuk memutuskan apakah akan segera dirujuk untuk perawatan sekunder. Dalam beberapa kasus, migrain dan tension-type headache dapat ditangani di layanan primer dengan pengetahuan tentang medikamentosa yang dianggap aman.
Copyrights © 2025