Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan pembelajaran Unplugged Coding dalam mengenalkan pola bentuk geometri dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 5–6 tahun di TK Islam Citra Pertiwi. Unplugged Coding merupakan pendekatan pembelajaran abad ke-21 yang menekankan pada pengembangan keterampilan berpikir komputasional tanpa menggunakan perangkat digital. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru dan anak didik kelompok B (usia 5–6 tahun). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Unplugged Coding dapat meningkatkan kemampuan berpikir logis, berpikir simbolik, pemahaman konsep bentuk, serta kemampuan memecahkan masalah sederhana pada anak. Tantangan yang dihadapi antara lain keterbatasan media pembelajaran, perbedaan tingkat pemahaman anak, durasi pembelajaran yang singkat, serta keterbatasan penguasaan guru terhadap strategi Unplugged Coding . Penelitian ini merekomendasikan penyediaan media pembelajaran yang bervariasi, pelatihan bagi guru, serta pengelolaan waktu yang efektif untuk mendukung keberhasilan penerapan Unplugged Coding dalam pendidikan anak usia dini. Penelitian menunjukkan bahwa integrasi Unplugged Coding dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang relevan untuk memperkuat fondasi berpikir komputasional sejak dini, sekaligus mendorong inovasi kurikulum pada satuan PAUD. Temuan ini juga menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi pendidik agar mampu mengadaptasi pendekatan pembelajaran berbasis masalah dan berpikir sistematis dalam kegiatan bermain anak.
Copyrights © 2025