Penelitian ini mengkaji keterlibatan guru dalam evaluasi Kurikulum Merdeka sebagai upaya peningkatan kualitas pembelajaran di SDN 69 Palembang. Tujuan penelitian adalah menganalisis peran, tantangan, dan strategi guru dalam evaluasi kurikulum. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, serta tenaga administrasi. Populasi penelitian mencakup seluruh pemangku kepentingan implementasi kurikulum, dengan teknik purposive sampling untuk memilih informan yang relevan. Instrumen utama berupa pedoman observasi dan wawancara, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan penting sebagai perancang, pelaksana, dan penilai, namun menghadapi kendala seperti keterbatasan pemahaman kurikulum baru, minimnya fasilitas, variasi dukungan orang tua, beban administrasi, serta kesulitan menyusun instrumen penilaian berbasis profil pelajar Pancasila. Penelitian menyimpulkan bahwa penguatan kompetensi guru, penyediaan fasilitas memadai, dan kolaborasi antara sekolah, orang tua, serta pemerintah sangat penting untuk optimalisasi implementasi kurikulum.
Copyrights © 2025