Perkataan Yesus “Akulah terang dunia” dalam Yohanes 8:12 merupakan salah satu refleksi identitas diri Yesus yang paling penting dalam Injil Yohanes. Pernyataan ini muncul dalam konteks kontroversi antara Yesus dan para pemimpin Yahudi, serta menjadi bagian dari tema besar terang dan gelap dalam keseluruhan Injil. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna teologis dari pernyataan Yesus tersebut melalui pendekatan eksposisi teks yang mencakup analisis historis, literer, leksikal, dan gramatikal. Dengan menelusuri makna kata kunci seperti φῶς (phōs, terang) dan κόσμος (kosmos, dunia) serta memperhatikan konstruksi tata bahasa teks Yunani, penelitian ini menemukan bahwa Yesus menempatkan diri-Nya sebagai sumber wahyu ilahi, kehidupan rohani, dan bimbingan moral bagi umat manusia. Selain itu, kajian terhadap konteks perayaan Pondok Daun dan latar simbolik terang dalam tradisi Yahudi menampilkan bahwa pernyataan Yesus bersifat mesianik dan kristologis yang kuat. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa Yohanes 8:12 tidak hanya menyatakan identitas Kristus, tetapi juga memuat panggilan etis bagi orang percaya untuk hidup dalam terang-Nya.
Copyrights © 2025