Ketidakstabilan lubang bor merupakan salah satu permasalahan umum yang dihadapi pada kegiatan pengeboran, terutama pada formasi shale yang mudah runtuh atau membesar akibat pengaruh tekanan formasi dan sifat kimia fluida pemboran. Kondisi ini dapat menyebabkan terjepitnya pipa bor (stuck pipe), kehilangan sirkulasi, hingga penurunan efisiensi operasi. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis fungsi lumpur pengeboran dalam menjaga stabilitas lubang bor dengan meninjau pengaruh sifat-sifat utama lumpur, khususnya densitas, viskositas, dan kemampuan inhibisi terhadap formasi shale. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-analitis dengan pendekatan studi kasus di Lapangan XX PT YY melalui pengumpulan data sekunder dan kajian literatur. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah diperolehnya formulasi lumpur pengeboran berbasis polimer akrilamida yang mampu meningkatkan stabilitas lubang bor, mengurangi risiko kerusakan dinding sumur, serta meningkatkan keamanan dan efisiensi operasi pengeboran.
Copyrights © 2025