Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) menjadi faktor krusial dalam menunjang kinerja pemerintahan serta kualitas pelayanan publik. Implementasi Sistem Informasi Manajemen Barang Daerah (e‑SIMBADA) di Sekretariat Daerah Kabupaten Gresik bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, ketepatan, dan transparansi dalam pengelolaan aset. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif dengan fokus pada Bagian Umum, Keuangan, dan Aset, serta mengevaluasi efektivitas penggunaan e‑SIMBADA dari sudut pandang operator. Hasil analisis menunjukkan bahwa e‑SIMBADA mampu mempercepat proses pencatatan dan pelaporan aset, meningkatkan akurasi data, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat. Kendala teknis yang ditemui meliputi jaringan yang tidak stabil, perangkat komputer yang kurang memadai, keterbatasan fitur multi-user, serta bug pada aplikasi. Faktor yang mendukung efektivitas mencakup komunikasi yang efektif, kompetensi sumber daya manusia, sikap positif implementor, dan struktur birokrasi yang baik. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan adanya peningkatan infrastruktur TIK, pengembangan fitur multi-user, pemeliharaan sistem secara rutin, serta pelatihan SDM berkala untuk mendukung pemanfaatan e‑SIMBADA secara optimal.
Copyrights © 2026