Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul berbasis Individual Education Program (IEP) sebagai intervensi psikologis promotif–preventif bagi siswa SMP dengan hambatan sosial-emosional yang terintegrasi dalam pembelajaran reguler. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek pengembangan modul adalah seorang siswa SMP berinisial NG yang mengalami kecemasan sosial, perasaan inferioritas, serta hambatan ekspresi verbal, dengan identitas subjek dan sekolah dilindungi sesuai kode etik profesi psikologi. Tahap analisis dilakukan melalui asesmen psikologis multimethod dan multi-informant, meliputi wawancara, observasi, tes intelegensi WISC, tes grafis, FSCT, serta asesmen terapeutik berbasis pendekatan REBT dan CBT. Hasil analisis menunjukkan bahwa permasalahan siswa bersifat sosial-emosional dan tidak berkaitan dengan keterbatasan intelektual. Berdasarkan temuan tersebut, dirancang modul berbasis IEP yang diintegrasikan ke dalam pembelajaran Bahasa Indonesia sebagai embedded psychological intervention untuk mendukung regulasi emosi, kepercayaan diri, dan kemampuan ekspresi diri siswa. Modul (DOI: 10.13140/RG.2.2.32707.67365) dikembangkan melalui kolaborasi psikolog dan guru, divalidasi oleh ahli, serta diimplementasikan secara terbatas dalam pembelajaran reguler tanpa memberikan perlakuan khusus yang menstigmatisasi. Hasil implementasi dan evaluasi menunjukkan bahwa modul dapat diterapkan secara realistis, diterima dengan baik oleh siswa dan guru, serta berkontribusi pada peningkatan keterlibatan belajar dan stabilitas emosional siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa modul berbasis IEP yang terintegrasi dalam pembelajaran reguler berpotensi menjadi alternatif intervensi psikologis berbasis sekolah yang aplikatif, non-stigmatis, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026