Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap penularan HIV/AIDS akibat rasa ingin tahu yang tinggi, kurangnya informasi, serta pengaruh lingkungan dan pergaulan. Pencegahan HIV/AIDS dapat dilakukan melalui peningkatan pengetahuan, pembentukan sikap positif dan penerapan tindakan pencegahan pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku remaja terhadap pencegahan HIV/AIDS. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 136 siswa yang diambil dengan menggunakan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner perilaku (pengetahuan, sikap, dan tindakan) yang sudah uji valid dan reliabel. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dengan menggunakan uji statistik deskriptif. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa paling banyak remaja berada pada usia 16 tahun sebanyak 63 remaja (46,3%), 78 remaja berjenis kelamin perempuan (57,4%), 83 remaja kelas XI (61,0%), 67 remaja beragama Islam (49,3%), 80 remaja memiliki pengetahuan kurang (55,6%), 90 remaja memiliki sikap positif (62,5%), dan 85 siswa/i memiliki tindakan yang baik (59,0%) dalam pencegahan HIV/AIDS. Kesimpulan: Remaja, sebagian besar memiliki pengetahuan yang kurang dengan sikap dan tindakan yang cenderung baik. Pihak sekolah, diharapkan dapat mengadakan penyuluhan dan program edukasi yang lebih intensif terkait HIV/AIDS secara berkelanjutan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan tindakan remaja dalam pencegahan HIV/AIDS.
Copyrights © 2026