Pola bilangan merupakan materi pokok dalam pembelajaran matematika yang penting untuk dipelajari oleh siswa jenjang sekolah menengah pertama dalam berpikir logis, menemukan keteraturan, memahami konsep lanjutan dan menyelesaikan berbagai masalah kontektual dengan menerapkan konteks matematika kedalam kehidupan sehari-hari terutama aktivitas siswa. Tantangan yang dialami oleh siswa dalam mempelajari materi pola bilangan terdapat pada penyelesaian soal cerita. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan yang dihadapi oleh siswa dalam menyelesaikan soal cerita melalui metode penelitian kualitatif dengan desain fenomenologi hermeneutik. Pengumpulan data yang digunakan adalah tes tertulis dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada materi pola bilangan adalah: (1)siswa kurang memahami dalam memproses informasi pada cerita teks, (2)siswa kesulitan dalam menentukan data yang relevan untuk membentuk pola, (3)menemukan aturan perubahan pada pola, apakah pola bertambah tetap atau tidak tetap sehingga sulit menentukan suku berikutnya, (4) memahami maksud soal dalam cerita dan menghubungkan data dengan penyelesaian soal yang tepat. Hasil penelitian diperoleh temuan bahwa faktor penghambat kesulitan yang dihadapi oleh siswa adalah pemahaman siswa tidak lengkap dalam membaca teks dan menerapkan konsep yang berbeda (epistemologis), adanya materi secara kompleks bagi siswa (ontogenik), proses pembelajaran yang dilakukan siswa kurang efektif (didaktis) sehingga diperlukan desain didaktis yang dapat meminimalkan hambatan belajar yang dialami siswa khususnya dalam menyelesaikan soal cerita pada materi pola bilangan.
Copyrights © 2026