Penelitian ini membahas fenomena merokok saat berkendara yang sering dianggap wajar oleh masyarakat, namun memiliki dampak negatif terhadap keselamatan dan etika publik. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka dan observasi fenomenologis, artikel ini menganalisis perilaku tersebut dalam kerangka moderasi beragama yang meliputi empat indikator utama: komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan, dan penerimaan terhadap tradisi lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku merokok saat berkendara bertentangan dengan keempat nilai tersebut dan mencerminkan lemahnya kesadaran sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan moderasi beragama dapat menjadi strategi solutif dalam menumbuhkan etika publik. Oleh karena itu, penting untuk mengintegrasikan nilai-nilai moderasi beragama dalam edukasi sosial dan kebijakan publik guna menciptakan budaya berkendara yang aman, tertib, dan beretika.
Copyrights © 2025