Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan nangka muda, sebagai bahan baku potensial untuk pengganti bahan baku daging pada pembuatan Dimsum Siomay. Pemanfaatan Nangka muda ini merupakan upaya inovatif untuk menambah nilai lebih Nangka muda yang tidak hanya sebagai sayur, akan tetapi dapat diolah dengan cara yang berbeda, sekaligus menciptakan produk pangan baru. Metodologi penelitian meliputi proses pengolahan Nangka muda untuk dijadikan pengganti bahan utama daging ayam atau udang dalam pembuatan dimsum siomay. Setelah produk Dimsum siomay berbahan Nangka muda berhasil dikembangkan, maka dilakukan serangkaian uji, termasuk uji kualitas produk dan uji panelis. Uji panelis dilakukan untuk mengevaluasi Daya terima konsumen terhadap Dimsum siomay yang dihasilkan, mencakup aspek rasa, aroma, tekstur, dan warna. Hasil penelitian ini menunjukkan potensi Nangka muda dapat diolah menjadi Dimsum Siomay dan dapat diterima oleh konsumen. Walaupun dimsum pembanding dari segi kalori lebih unggul 12 Kkal dibandingkan selai eksperimen. Hal tersebut dapat kita lihat masih tidak terlalu signifikan, sehingga dapat disimpulkan bahwa selai eksperimen dengan bahan utama nangka muda ini masih dapat diterima oleh masyarakat dan layak untuk diperkenalkan kepada masyarakat luar karena nilai gizinya tidak berbeda jauh dengan yang pembanding, memiliki cita rasa yang disukai dan biaya produksi yang lebih murah. Studi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan produk pangan berkelanjutan, diversifikasi produk utamanya Nangka muda, dan peningkatan nilai ekonomi pertanian.
Copyrights © 2025