Di Yogyakarta, kota yang dianggap sebagai pusat pendidikan dengan populasi mahasiswa yang cukup besar, fenomena mahasiswa yang memiliki kebiasaan tidur tidak teratur semakin umum terjadi. Mahasiswa seringkali mengabaikan tidur karena jadwal kelas yang padat, tugas organisasi, dan pekerjaan sampingan, yang mengganggu fokus, daya ingat, dan kapasitas kognitif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji bagaimana kualitas tidur memengaruhi prestasi akademik mahasiswa aktif di Yogyakarta. Sebanyak 108 responden dipilih menggunakan strategi pengambilan sampel acak sederhana sebagai bagian dari metode penelitian kuantitatif dengan desain korelasional deskriptif. Kuesioner skala Likert lima poin digunakan sebagai alat penelitian untuk mengukur prestasi akademik (IPK, konsentrasi, motivasi, disiplin, kehadiran) dan kualitas tidur (durasi, gangguan, terjaga). Semua item kuesioner dianggap sesuai untuk digunakan berdasarkan temuan uji validitas dan reliabilitas. Analisis regresi linier sederhana menunjukkan bahwa prestasi akademik dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh kualitas tidur, yang menyumbang 54,2% dari total, dengan faktor lain memengaruhi sisanya. Hasil ini menunjukkan bahwa, dibandingkan dengan siswa yang umumnya menderita gangguan tidur atau terbiasa begadang, mereka yang memiliki kualitas tidur yang memadai biasanya memiliki fokus yang lebih stabil, motivasi pencapaian yang lebih baik, dan prestasi akademik yang lebih optimal.
Copyrights © 2026