Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres kerja dengan kinerja pegawai UPTD Puskesmas Kampung Teleng Kota Sawahlunto. Kinerja pegawai merupakan faktor penting dalam menentukan kualitas pelayanan kesehatan, sedangkan stres kerja menjadi salah satu faktor psikologis yang dapat memengaruhi kinerja individu di tempat kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 51 pegawai UPTD Puskesmas Kampung Teleng Kota Sawahlunto yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan Skala Stres Kerja yang dikembangkan oleh Shukla dan Srivastava serta Skala Kinerja Karyawan Individual Work Performance Questionnaire (IWPQ) yang dikembangkan oleh Koopmans. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan program SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara stres kerja dengan kinerja pegawai dengan nilai signifikansi p < 0,05. Koefisien regresi bernilai negatif, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat stres kerja yang dialami pegawai, maka semakin rendah kinerja pegawai, dan sebaliknya. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan stres kerja yang baik penting untuk meningkatkan kinerja pegawai dan kualitas pelayanan kesehatan di lingkungan puskesmas. Oleh karena itu, instansi diharapkan dapat memperhatikan faktor-faktor penyebab stres kerja guna mendukung peningkatan kinerja pegawai secara optimal.
Copyrights © 2026