Penelitian ini membahas masalah rendahnya hasil belajar matematika di kalangan siswa kelas IX SMP Negeri 48 Samarinda, kesulitan siswa dalam memahami konsep matematika, dan kesadaran guru yang terbatas tentang gaya belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil pembelajaran matematika siswa Kelas IX di SMP Negeri 48 Samarinda berdasarkan gaya belajarnya pada materi sistem persamaan linear dua variabel. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian terdiri dari 94 siswa kelas IX SMP Negeri 48 Samarinda tahun ajaran 2024/2025, tersebar di tiga kelas. Karena populasinya kurang dari 100, semua 94 siswa dimasukkan sebagai sampel. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan 18 pernyataan tentang gaya belajar (visual, auditorial, dan kinestetik) dan dokumentasi hasil tes matematika siswa. Kuesioner gaya belajar divalidasi dan menunjukkan keandalan yang tinggi. Teknik analisis deskriptif, termasuk perhitungan persentase, digunakan untuk mengkategorikan gaya belajar siswa dan hasil pembelajaran matematika yang sesuai. Dari 91 siswa, 44 siswa (48,4%) dengan nilai rata-rata yaitu 81,45 menunjukkan gaya belajar visual, 34 siswa (37,4%) dengan nilai rata-rata yaitu 84,09 menunjukkan gaya belajar auditorial, dan 13 siswa (14,3%) dengan nilai rata-rata 76,62 menunjukkan gaya belajar kinestetik
Copyrights © 2025