Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perilaku Social Loafing pada mahasiswa yang aktif dalam organisasi di Kota Makassar. Sebanyak 405 mahasiswa yang tergabung dalam organisasi kampus maupun luar kampus menjadi subjek penelitian ini. Skala Social Loafing yang terdiri dari 16 item digunakan sebagai alat ukur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki tingkat Social Loafing yang rendah, dengan 36,3% mahasiswa berada pada kategori rendah. Tidak ditemukan perbedaan signifikan antara jenis kelamin dan usia terhadap tingkat Social Loafing. Faktor-faktor seperti ukuran kelompok dan motivasi individu mempengaruhi kecenderungan Social Loafing.
Copyrights © 2025