Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat kematangan emosi terhadap kesiapan menikah pada wanita dewasa awal di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kausal komparatif. Responden penelitian berjumlah 406 wanita dewasa awal dengan rentang usia 18 25 tahun. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah hasil adaptasi dari Emotional Maturity Scale (EMS) oleh Singh & Bhargava (2005) untuk mengukur kematangan emosi dan Criteria for Marriage Readiness Questionnaire (CMRQ) oleh Carroll, dkk. (2009). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kematangan emosi berpengaruh signifikan terhadap kesiapan menikah dengan nilai R2 sebesar 0,057 dan nilai signifikansi p < 0,001. Hal ini berarti semakin tinggi tingkat kematangan emosi, maka semakin rendah kesiapan menikah pada wanita dewasa awal di Kota Makassar.
Copyrights © 2025