Penyakit Paru Obstruktif Kronik(PPOK) merupakan penyakit paru kronik yang ditandai oleh keterbatasan aliran udara progresif dengan dispnea sebagai gejala utama yang berdampak signifikan terhadap kapasitas fungsional dan kualitas hidup pasien. Selain terapi farmakologis, intervensi non-farmakologis seperti fisioterapi respirasi diperlukan untuk membantu mengendalikan gejala. Active Cycle of Breathing Technique (ACBT) merupakan salah satu teknik pernapasan yang banyak digunakan, namun bukti mengenai efektivitasnya terhadap dispnea masih bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas ACBT terhadap luaran klinis, khususnya derajat dispnea, pada pasien dewasa dengan PPOK. Metode yang digunakan adalah tinjauan sistematis terhadap artikel penelitian yang diperoleh dari beberapa basis data elektronik. Studi yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara kualitatif. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa ACBT secara konsisten memberikan perbaikan derajat dispnea yang diukur menggunakan instrumen tervalidasi, serta memberikan manfaat tambahan pada fungsi pernapasan, kapasitas latihan, dan kualitas hidup pasien PPOK. Dapat disimpulkan bahwa ACBT merupakan intervensi non-farmakologis yang aman dan berpotensi efektif dalam menurunkan dispnea serta memperbaiki luaran klinis pada pasien PPOK. Temuan ini mendukung integrasi ACBT dalam manajemen komprehensif PPOK.
Copyrights © 2026