Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat membawa dampak positif dan kemudahan dalam hal penyimpanan dan pertukaran data informasi, namun dapat juga menimbulkan potensi risiko berupa pencurian, manipulasi, hingga perusakan data sehingga dibutuhkan mekanisme perlindungan data yang lebih kuat. Metode Out by Spirally digunakan sebagai teknik transposisi dengan menyusun karakter plaintext ke dalam matriks dan membacanya menggunakan pola spiral, sedangkan Polyalphabetic digunakan sebagai teknik substitusi dengan tiga kunci berbeda berdasarkan 90 karakter yang digunakan yaitu huruf kecil, huruf besar, angka dan simbol tanda baca. Sistem diuji menggunakan teks biasa serta format file teks, yaitu pdf, docx, dan txt, untuk melihat kemampuan enkripsi dan dekripsi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mengubah plaintext menjadi ciphertext dan mampu mengembalikannya ke teks asli menggunakan kunci yang sesuai. Penelitian ini menyimpulkan bahwa berhasil mengimplementasikan kriptografi out by spirally menggunakan kunci polyalphabetic untuk pengamanan file teks.
Copyrights © 2025