Fluktuasi harga beras sering terjadi akibat perubahan iklim, kebijakan pemerintah, dan kondisi pasar yang dapat berdampak pada kesejahteraan petani dan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem prediksi harga beras di kota Manado menggunakan metode Ordinary Least Square (OLS) atau metode kuadrat terkecil dan mengetahui akurasi prediksi menggunakan perhitungan error Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Penelitian menggunakan data historis harga beras, curah hujan, dan kualitas beras yang diperoleh dari Bulog Divre Sulutgo, BPS dan BMKG, dengan periode tahun 2013-2021. Metode OLS digunakan untuk memodelkan hubungan antara harga beras dengan variabel waktu, curah hujan, kualitas beras, dan harga beras bulan sebelumnya. Evaluasi yang dilakukan menggunakan metrik perhitungan error Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil menunjukkan nilai MAPE yang didapat sebesar 0.35% menunjukan tingkat akurasi model yang baik. Model berhasil diimplementasikan dalam sistem berbasis web menggunakan Flask.
Copyrights © 2025