Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh mekanisme corporate governance, likuiditas dan sales growth terhadap financial distress. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan asosiatif. Data yang digunakan adalah data kuantitatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2020-2023. Metode yang digunakan untuk menentukan sampel dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling, sampel perusahaan sebanyak 65 perusahaan yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan. Penelitian ini menggunakan metode analisis data regresi linear berganda dengan bantuan software SPSS versi 27. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa kepemilikan institutional dan likuiditas berpengaruh terhadap financial distress, serta kepemilikan manajerial dan sales growth tidak berpengaruh terhadap financial distress. Temuan dalam penelitian ini diharapkan dapat memperkaya pengetahuan akuntansi serta menjadi sumber informasi bagi pihak yang ingin melanjutkan atau mengembangkan penelitian mengenai faktor-faktor yang memengaruhi financial distress pada perusahaan.
Copyrights © 2026