Sebagai isu struktural yang belum terselesaikan, kemiskinan masih mendominasi agenda pembangunan wilayah di Provinsi Lampung. Kajian ini diarahkan untuk menguji keterkaitan Dana Desa, dinamika jumlah penduduk, serta PDRB per kapita terhadap proporsi penduduk miskin pada 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung sepanjang 2020–2022. Pendekatan kuantitatif diterapkan melalui regresi data panel, dengan seleksi model dilakukan menggunakan uji Chow dan uji Hausman yang mengonfirmasi Random Effect Model (REM) sebagai spesifikasi paling tepat. Estimasi empiris memperlihatkan bahwa Dana Desa tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Sebaliknya, variabel jumlah penduduk terbukti memberikan pengaruh positif dan signifikan, sementara PDRB per kapita juga menunjukkan hubungan positif yang signifikan terhadap persentase penduduk miskin. Hasil ini mengindikasikan bahwa perbaikan performa ekonomi daerah memiliki peranan strategis dalam menekan kemiskinan, sekaligus menegaskan urgensi peningkatan efektivitas dan ketepatan sasaran pemanfaatan Dana Desa agar kontribusinya terhadap kesejahteraan masyarakat dapat lebih optimal.
Copyrights © 2026