Sektor pertambangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencakup berbagai perusahaan yang bergerak dalam eksplorasi dan produksi sumber daya alam, seperti batu bara, minyak dan gas, logam, serta mineral lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Market Value Added, profitabilitas, Price to Book Value, dan Earnings Growth terhadap harga saham perusahaan subsektor pertambangan yang terdaftar di BEI selama periode 2020–2023. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilakukan dan diolah di Indonesia dengan menggunakan data perusahaan subsektor pertambangan yang terdaftar di BEI pada periode 2020–2023. Populasi penelitian mencakup seluruh perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di BEI selama periode tersebut. Teknik purposive samplingdigunakan dalam penentuan sampel, sehingga diperoleh 64 observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Market Value Added tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap harga saham. Return on Assets (ROA) tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Price to Book Value (PBV) juga tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap harga saham. Earnings Growth tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap harga saham. Namun demikian, hasil uji F menunjukkan bahwa Market Value Added, Return on Assets, Price to Book Value, dan Earnings Growth secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham.
Copyrights © 2026