Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh inovasi pribadi dan nilai simbolis yang dirasakan terhadap niat pembelian kendaraan listrik sebagai produk ramah lingkungan. Pendekatan penelitian bersifat kuantitatif dengan metode survei dan desain deskriptif korelasional, melibatkan 153 responden calon konsumen kendaraan listrik di perkotaan yang berusia minimal 20 tahun. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis Google Form dengan skala Likert 5 poin dan dianalisis menggunakan Partial Least Square (PLS) melalui SmartPLS4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen valid dan reliabel serta bebas dari multikolinearitas, sehingga model penelitian stabil dan dapat diandalkan secara statistik. Analisis path coefficient membuktikan bahwa inovasi pribadi berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat pembelian ramah lingkungan (path coefficient = 0,402; t-statistic = 4,353; p-value = 0,000) dan nilai simbolis yang dirasakan (path coefficient = 0,356; t-statistic = 5,211; p-value = 0,000), sementara nilai simbolis yang dirasakan juga berpengaruh positif terhadap niat pembelian ramah lingkungan (path coefficient = 0,540; t-statistic = 8,237; p-value = 0,000). Temuan ini memberikan kontribusi akademis dalam literatur perilaku konsumen hijau dan praktis bagi strategi pemasaran kendaraan listrik.
Copyrights © 2026