Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi kebangkrutan serta menganalisis financial distress. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan, dan dianalisis dengan metode Altman Z-Score. Sasaran penelitian adalah perusahaan sektor jasa konsumen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sebanyak 49 perusahaan pada tahun 2023 (kuartal 4) hingga tahun 2024 (kuartal 1-4). Pengambilan sampel dilakukan melalui purposive sampling, menghasilkan 3 sampel perusahaan. Penelitian ini memperoleh adanya perbedaan kondisi berdasarkan analisis model Altman Z-Score. Ditemukan bahwa terdapat 1 perusahaan, yaitu PT. Fast Food Indonesia Tbk (FAST), mengalami distress dari kuartal 4 tahun 2023 hingga kuartal 1-4 tahun 2024. Kemudian 1 perusahaan lagi berada dalam kondisi grey area pada kuartal 4 tahun 2023 dan kuartal 2-4 tahun 2024, sedangkan pada kuartal 1 tahun 2024 mengalami kondisi distress, yaitu PT. Sarimelati Kencana Tbk (PZZA). Sementara, 1 perusahaan lainnya, PT. Map Boga Adiperkasa Tbk (MAPB), tetap dalam kondisi sehat selama periode penelitian. Walaupun tidak mengalami financial distress, nilai Z-Score perusahaan menunjukkan tren menurun tiap kuartal, yang dipengaruhi oleh gerakan boikot yang semakin meluas.
Copyrights © 2025