Latar Belakang: Jawa Barat memiliki prevalensi hipertensi yang tinggi, mencapai 39,6% pada tahun 2018 berdasarkan data Riskesdas. Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang paling umum menyebabkan kesulitan saat menjalankan ibadah haji, sehingga memerlukan perhatian khusus, terutama bagi calon jemaah haji. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan kejadian hipertensi pada calon jemaah haji di Kabupaten Majalengka tahun 2024.Metode: Metode penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi adalah seluruh calon jemaah haji sebanyak 1.192 orang, dengan sampel sebanyak 110 orang melalui teknik purposive sampling. Data sekunder dari rekam medis dalam aplikasi Sistem Informasi Kesehatan Haji (SISKOHATKES). Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dengan uji chi-square, dan multivariat dengan regresi logistik.Hasil: Hasil menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara hipertensi dengan jenis kelamin (p=0,796), umur (p=0,568), indeks massa tubuh (p=0,318), dan obesitas (p=0,358). Namun, terdapat hubungan signifikan dengan riwayat keluarga diabetes mellitus (p=0,015) dan riwayat keluarga hipertensi (p=0,007).Kesimpulan: Riwayat keluarga hipertensi merupakan variabel paling dominan yang berhubungan dengan kejadian hipertensi (p = 0,008; OR = 2,926)
Copyrights © 2025