PT Sarikaya Sega Utama Banjarbaru adalah perusahaan yang beroperasi dalam industri rotan hasil hutan di Indonesia dan memanfaatkan teknologi yang terus berkembang. Kemajuan teknologi yang pesat juga meningkatkan jumlah peluang bahaya yang bisa memicu peristiwa kecelakaan di lokasi kerja. Penelitian ini dirancang untuk menganalisis tingkat kecelakaan serta faktor-faktor yang memengaruhi kecelakaan di PT Sarikaya Sega Utama. Pendekatan analisis data yang digunakan adalah HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control). HIRADC adalah metode untuk menemukan potensi risiko di setiap jenis aktivitas, yang mencakup proses identifikasi bahaya, pengukuran serta evaluasi risiko dari bahaya yang mungkin muncul selama kegiatan harian maupun kegiatan yang tidak terjadwal tetap di perusahaan, untuk selanjutnya mengevaluasi risiko yang terkait dengan bahaya yang dimaksud. Hasil dari penelitian ini didapatkan 14 jenis risiko (45%) tergolong risiko minor, 15 jenis risiko (48%) tergolong risiko moderat, 2 jenis risiko (7%) tergolong risiko signifikan, dan 0 jenis risiko (0%) tergolong risiko malapetaka.
Copyrights © 2025