Penelitian ini berjudul produktivitas dan rendemen dalam proses pembuatan kayu lapis di PT Elbana Abadi Jaya, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Metode yang dilakukan melalui observasi lapangan langsung dan wawancara dengan operator jalur produksi, ada sembilan tahap utama dalam pengambilan data proses produksi, termasuk rotary, dryer, perbaikan finir, glue spreader, cold press, hot press, sizer, pendempulan, dan pengamplasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas tertinggi ditemukan pada proses hot press sebesar 27,571 m³/jam, sedangkan produktivitas terendah terjadi pada tahap pengeringan bagian core sebesar 0,407 m³/jam. Rendemen tertinggi dicapai pada tahap pengeringan (100%) dan terendah pada rotary bagian core (28,36%). Tinggi rendahnya produktivitas dan rendemen di setiap tahap, yang dipengaruhi oleh kualitas bahan baku, efisiensi mesin, dan keterampilan pekerja.
Copyrights © 2025