Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh habitat terhadap rasa dan warna serta kadar air dan glukosa madu kelulut berdasarkan SNI No.8664:2018 tentang madu. Pengujian rasa dan warna madu kelulut dilakukan oleh 3 panelis yeng terlatih dan 25 panelis semi terlatih. Sementara itu, pengujian kadar air dilakukan dengan 2 (dua) metode yaitu metode oven dan metode alat digital khusus kadar air, sedangkan pengujian glukosa menggunakan alat digital khusus pendeteksi glukosa madu. Data dioleh dengan rancangan acak lengkap (RAL). Berdasarkan analisis data perbedaan habitat sangat mempengaruhi rasa dan warna madu kelulut, sedangkan kadar air dan glukosa tidak dipengaruhi oleh perbedaan habitat. Berdasarkan uji rasa dan warna madu kelulut dari lahan basah memiliki rasa manis dengan warna cenderung bening dan pada lahan pegunungan memiliki rasa asam dengan warna gelap. Hasil uji kadar air dangan kedus metode yang dilakukan dari beberapa sampel pengujian tidak ada yang memenuhi standar SNI (baik madu kelulut dari lahan basah dan pegunungan lebih besar dari 27,5%). Sebaliknya uji glukosa (baik madu kelulut dari areal lahan basah dan pegunungan semuanya memenuhi standar SNI minimal 55%).
Copyrights © 2025