Rendahnya performa fisik peserta didik, yang dipengaruhi oleh minimnya aktivitas fisik dan pola hidup kurang gerak, menjadi permasalahan utama dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus untuk menguji efektivitas penerapan model Project-based Learning (PjBL) dan Student Teams Achievement Divisions (STAD) dalam meningkatkan performa fisik siswa. Subjek penelitian terdiri dari 35 peserta didik kelas XI A4 Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Banjarbaru pada semester genap tahun ajaran 2025/2026, yaitu 17 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan berusia 16–17 tahun. Data performa fisik diperoleh melalui pretes dan tes akhir setiap siklus yang mencakup push-up, sit-up, back-up, dan beep test. Hasil uji normalitas Kolmogorov–Smirnov menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, sehingga analisis menggunakan uji t berpasangan serta uji lanjut (post hoc). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan performa fisik yang signifikan dari pretes ke Siklus 1, dari Siklus 1 ke Siklus 2, dan secara keseluruhan dari pretes ke Siklus 2. Kesimpulannya, penerapan PjBL–STAD terbukti efektif dalam meningkatkan performa fisik siswa. Implikasi penelitian ini adalah bahwa guru dapat mengoptimalkan model pembelajaran aktif dan kolaboratif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PJOK serta kemampuan fisik peserta didik
Copyrights © 2025