Literasi budaya dan kewargaan merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran abad ke-21 yang membekali siswa dengan pemahaman nilai-nilai budaya dan sikap sebagai warga negara yang bertanggung jawab. Jenis penelitian yang digunakan adalah RnD (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Teknik sampel yang digunakan yaitu Purposive Sampling dengan jumlah sampel 86 siswa. Subjek penelitian mencakup siswa kelas IV di SDN 4 Pule, SDN 1 Tanggaran dan SDN 1 Sukokidul. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, angket, dan tes. Sedangkan analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, serta uji keefektifan menggunakan SPSS 27.0. Hasil validasi menunjukkan bahwa media yang dikembangkan sangat layak dengan persentase kelayakan ahli materi 95%, ahli media 90%, ahli bahasa 100%, dan praktisi 95%. Respon siswa terhadap media menunjukkan kriteria sangat menarik dengan skor 98,5%. Nilai pretest dan posttest siswa diperoleh hasil bahwa nilai rata-rata pretest pada uji skala kecil adalah 46 dan nilai posttestnya adalah 87. Sedangkan pada uji skala lapangan, nilai rata-rata pretest adalah 29,96 dan posttest-nya adalah 87,93. Uji keefektifan menggunakan N-Gain diperoleh skor rata-rata sebesar 0,78. Hasil uji coba menunjukkan peningkatan signifikan pada nilai pretest dan posttest siswa, baik pada skala kecil maupun skala lapangan. Sehingga disimpulkan bahwa smartbook berbasis kearifan lokal dikategorikan sangat layak, sangat menarik, dan efektif digunakan serta terbukti mampu meningkatkan literasi budaya dan kewargaan siswa kelas IV sekolah dasar.
Copyrights © 2025