Pendeta adalah orang-orang yang terpanggil melayani Tuhan dan umat Nya di dalam gereja atau di dalam dunia kerohanian. Sementara itu dunia politik berkaitan dengan perumusan dan implementasi kebijakan publik dan pemerintah. Sudah tidak asing bagi banyak orang yang mengatakan bahwa “dalam dunia politik tidak ada teman atau musuh abadi, yang ada adalah kepentingan abadi”. Sebagian berpendapat bahwa jika Pendeta ikut terjun dalam dunia politik, jemaat tidak akan dapat digembalakan lagi dengan baik. Mereka beranggapan bahwa dunia politik itu kotor, penuh dengan kebohongan dan kepalsuan; jadi jelaslah jika Pendeta ikut terjun dunia politik berarti ia akan terjerat dengan tipu daya atau kebohongan dan janji-janji muluk. Sebaliknya, sebagian orang ada yang berpendapat bahwa jika Pendeta tersebut dapat mendelegasikan tugasnya dengan baik kepada orang lain dan ia juga memiliki kapasitas untuk terjun didalam dunia politik, maka hal itu sah-sah saja. Justru Pemerintah memerlukan pemimpin-pemimpin Kristen yang memiliki integritas dan takut akan Tuhan agar dapat berkontribusi bahkan ikut memimpin negara supaya lebih makmur dan sejahtera. Penulisan artikel menggunakan Metodologi Penulisan Kualitatif (Qualitative Research Methodology), dengan fokus pada pendekatan indepth study atau analisis mendalam untuk memahami masalah secara subjektif. Metodologi digabungkan dengan metode pendekatan deskriptif untuk menguraikan dan menjelaskan masalah sehingga menjadi jelas. Peneliti juga menggunakan Metode Studi Kepustakaan (Library Study Method) untuk mengeksplorasi materi yang terkait dengan Pendeta dan dunia politik. Hasil penelitian dari Alkitab juga memuat kisah tokoh-tokoh yang mengikuti panggilan Allah dan terlibat bahkan memimpin dalam pemerintahan dan membawa dampak positif di jaman mereka.
Copyrights © 2025