Penggunaan rokok elektrik pada remaja terus meningkat meskipun diketahui mengandung zat berbahaya seperti nikotin yang berdampak negatif terhadap kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan tentang kesehatan dengan perilaku penggunaan rokok elektrik pada remaja di SMK Kesdam Jaya. Penelitian menggunakan desain kuantitatif cross-sectional dengan sampel 88 responden yang dipilih menggunakan teknik cluster sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan (17 item) dan perilaku penggunaan rokok elektrik (32 item) yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan cukup (78,4%), sedangkan 21,6% memiliki pengetahuan baik. Pada kelompok pengetahuan cukup, mayoritas responden berada pada kategori perilaku sangat rendah dan rendah, sedangkan pada kelompok pengetahuan baik sebagian besar responden justru berada pada kategori perilaku sedang (12,5%). Uji Chi-square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang kesehatan dengan perilaku penggunaan rokok elektrik (p = 0,004). Kesimpulannya, terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang kesehatan dan perilaku penggunaan rokok elektrik. Namun, pengetahuan yang baik tidak selalu diikuti oleh perilaku penggunaan rokok elektrik yang lebih rendah. Oleh karena itu, peningkatan pengetahuan perlu disertai dengan intervensi perilaku serta penguatan lingkungan sosial guna mencegah penggunaan rokok elektrik pada remaja.
Copyrights © 2025