Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) pada mata pelajaran Bahasa Indonesia materi kata hubung terhadap murid slow-learner kelas II di SDN Banyu Urip VI/367 Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian 22 murid kelas II-A S. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti meliputi observasi, wawancara, tes kognitif pretest dan posttest, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) pada mata pelajaran Bahasa Indonesia mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan berpusat kepada murid, sehingga mendorong partisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil belajar posttest setelah diberikan model pembelajaran Team Games Tournament didapatkan nilai maksimal 96 dan sebanyak 68% murid mencapai kategori tuntas dengan nilai diatas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Selain meningkatkan hasil belajar, model Team Games Tournament (TGT) juga berkontribusi pada perkembangan sosial dan kepercayaan diri murid melalui kerja sama kelompok dan kompetisi bermain bersifat edukatif. Dengan demikian, model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) dapat dijadikan strategi pembelajaran Bahasa Indonesia yang efektif, inovatif dan mendukung pembelajaran inklusif di sekolah dasar.
Copyrights © 2025