Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas layanan dan manajemen hubungan pelanggan di Pulau Batam melalui kearifan lokal, strategi inovatif, dan solusi berkelanjutan yang dapat membantu UMKM menghadapi tantangan pemasaran di era digital. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan alat analisis SmartPLS/SEM. Sebanyak 410 responden diperoleh dengan mendistribusikan kuesioner melalui Google Form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen hubungan pelanggan mendukung kinerja BAKTI. Namun, kualitas layanan tidak mendukung kinerja. Sementara lokal wisdom tetap menjadi prioritas yang mendukung kinerja Bakti Komdigi, sehingga menjadi bagian yang menunjukkan bahwa masyarakat mengharapkan kearifan lokal, tetap dipertahankan. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya perhatian terhadap kualitas layanan yang diharapkan oleh masyarakat. Terdapat kesadaran akan layanan literasi digital yang maksimal sehingga mampu mendukung keinginan masyarakat yang berada di wilayah Tertinggal, Terdepan, Terluar (3T). Kesimpulan dari penelitian ini adalah kinerja BAKTI-Komdigi akan terus meningkat seiring dengan kearifan lokal di bidang 3T, sehingga jangkauan akses jaringan penyedia layanan internet dapat membantu bisnis dan masyarakat di masa mendatang.
Copyrights © 2026