Kabuyutan: Jurnal Kajian Iilmu Sosial dan Humaniora Berbasis Kearifan Lokal
Vol 4 No 3 (2025): Kabuyutan, Nopember 2025

INVENTARISASI GOLOK TATAR KARANG UPAYA HIMPUN MEMORI KOLETIF BANGSA

CMS, Samson (Unknown)
Bajari, Atwar (Unknown)
Sugiana, Dadang (Unknown)
Mohammad Adnan4, Hamedi Bin (Unknown)



Article Info

Publish Date
22 Dec 2025

Abstract

Globalisasi dan persaingan antarbangsa menghadirkan ancaman terhadap identitas budaya lokal. UNESCO merekomendasikan inventarisasi dan dokumentasi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) sebagai langkah preventif. Penelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan Golok Tatar Karang sebagai upaya menghimpun memori kolektif bangsa dan mencegah kepunahan pengetahuan tradisional. Penelitian menggunakan paradigma konstruktivis dengan pendekatan kualitatif dan metode dokumentasi budaya, berfokus pada sumber informasi non-dokumenter. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan lima informan kunci serta observasi lapangan di Desa Sidangkerta, Tasikmalaya. Hasil penelitian mengungkapkan: (1) profil empu golok dari generasi Puh Janam (1920-an) hingga penerusnya Ki Awa; (2) filosofi hidup masyarakat Tatar Karang yang tercermin dalam peribahasa tentang golok, menekankan nilai penghormatan, kejujuran, dan pengendalian diri; (3) klasifikasi dan ragam golok berdasarkan fungsi (Sapopoé dan Pasrén) serta bentuk visual (Bodasan, Beureuman, Papaés); dan (4) kondisi faktual di mana produksi golok Walahiran asli telah terputus sejak 1940-an, dengan upaya pewarisan pengetahuan kini dilakukan secara parsial dan terencana oleh Ki Awa. Simpulan penelitian menegaskan bahwa golok bukan hanya alat fisik, melainkan simbol identitas yang mengandung kearifan lokal mendalam. Pendokumentasian ini mengonversi pengetahu-an tacit menjadi eksplisit, sehingga dapat berfungsi sebagai sumber belajar dan dasar perencanaan pelestarian yang konkret bagi masyarakat dan pemangku kebijakan.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

kabuyutan

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Library & Information Science

Description

KABUYUTAN Jurnal Kajian Iilmu Sosial dan Humaniora Berbasis Kearifan Lokal, yang menjembatani pemikiran-pemikiran kritis menyangkut kearifan lokal tinggalan budaya masa lampau, termasuk di dalamnya kemanusiaan, yang mengedepankan manusia sebagai insan bermartabat dan berbudaya. Filologi secara ...