Penelitian ini bertujuan menganalisis secara mendalam tantangan pemasaran UMKM lokal di kawasan pariwisata Kabupaten Bima dengan menitikberatkan pada penguatan produk lokal, keterkaitan pasar, dan efisiensi pemasaran dalam kerangka rantai nilai pariwisata. Kebaruan penelitian ini terletak pada pendekatan integratif yang tidak memandang ketiga aspek tersebut secara parsial, melainkan sebagai sistem relasional yang saling menentukan dalam membentuk daya saing UMKM berbasis destinasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, melibatkan pelaku UMKM, industri pariwisata, pengelola destinasi, serta pemerintah daerah melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, yang dianalisis secara tematik menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi produk lokal UMKM sebagai diferensiasi destinasi belum optimal akibat lemahnya konsistensi kualitas, inovasi, dan kemasan, yang diperparah oleh rendahnya keterkaitan pasar dengan jaringan pariwisata formal dan tingginya biaya pemasaran. Efisiensi pemasaran terbukti sangat dipengaruhi oleh absennya integrasi pasar dan dukungan kelembagaan berbasis ekosistem. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pemasaran UMKM di kawasan pariwisata mensyaratkan pendekatan rantai nilai yang terintegrasi, kolaboratif, dan berkelanjutan agar UMKM dapat berperan strategis dalam pembangunan ekonomi lokal.
Copyrights © 2025