Latar Belakang: Tuberkulosis masih menjadi masalah kesehatan serius di seluruh dunia, termasuk Indonesia, dengan angka kejadian yang terus meningkat setiap tahun. Upaya penanggulangan tuberkulosis merupakan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat, termasuk sekolah dasar yang menjadi tempat berkumpul dan berinteraksi anak-anak. Namun, hasil observasi menunjukkan adanya permasalahan dalam edukasi pencegahan penularan tuberkulosis pada anak usia sekolah dasar.Metode: Bertujuan merancang media edukasi kartu kuartet pencegahan penularan tuberkulosis pada anak sekolah dasar dengan menggunakan metode Research and Development (R&D). Tahapan pengembangan media meliputi define, design, develop, dan disseminate. Instrumen penelitian berupa angket yang digunakan untuk penilaian ahli materi, ahli media, serta responden (siswa) 41 responden di SD Negeri 2 Slarang.Hasil: Adanya perbedaan signifikan peningkatan pengetahuan siswa sebelum dan sesudah intervensi (p value = 0,001). Selain itu, terdapat perbedaan signifikan pada keterampilan siswa sebelum dan sesudah intervensi (p value = 0,001).Kesimpulan: Media edukasi berupa Kartu Kuartet Petani (Peduli Tuberkulosis Sejak Dini) dinyatakan sangat layak digunakan sebagai media edukasi pencegahan penularan tuberkulosis pada anak sekolah dasar.
Copyrights © 2025