Latar Belakang: Perkembangan adalah proses bertambahnya fungsi dan struktur tubuh yang lebih kompleks pada gerak kasar, halus, bicara, bahasa, dan sosialisasi kemandirian. Lebih dari 200 juta anak di bawah usia lima tahun diperkirakan mengalami keterlambatan perkembangan. Gangguan bicara serta bahasa merupakan salah satu gangguan perkembangan yang sering ditemukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan kejadian speech delay.Metode: Penelitian ini adalah penelitian analitik korelasi dengan jumlah populasi dan sampel sebanyak 70 responden. Teknik sampling yang dilakukan adalah accidental sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2025 di Trimulia Fisioterapi. Variabel independennya adalah jenis kelamin, durasi penggunaan gadget, dan pola asuh. Variable dependennya adalah kejadian speech delay. Uji statistic yang digunakan adalah uji chi suare dan spearman rank.Hasil: Berdasarkan hasil uji chi square didapatkan hasil ada hubungan jenis kelamin dan pola asuh dengan kejadian speech delay dengan nilai p 0,001 dan 0,000. Berdasarkan hasil uji spearman rank didapatkan hasil ada hubungan durasi penggunaan gadget dengan kejadian speech delay dengan nilai p 0,000.Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara jenis kelamin, durasi penggunaan gadget, pola asuh dengan kejadian speech delay.
Copyrights © 2025