Era Industri 4.0 membawa transformasi digital yang signifikan di sektor kesehatan, termasuk dalam bidang kesehatan kerja dan manajemen SDM. Tinjauan sistematis literatur ini bertujuan untuk menganalisis integrasi teknologi 4.0, seperti Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), dan analitik data, ke dalam strategi SDM kesehatan untuk pencegahan cedera dan peningkatan retensi tenaga kerja. Metode penelitian mengacu pada kerangka PRISMA, dengan pencarian literatur pada database Scopus, Web of Science, PubMed, dan IEEE Xplore dari Januari 2018 hingga Desember 2023. Dari 2.350 artikel yang diidentifikasi, 42 studi memenuhi kriteria inklusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi berfungsi sebagai sumber daya kerja yang efektif ketika diimplementasikan secara strategis. Solusi seperti wearable sensor untuk pemantauan ergonomi dan platform AI untuk manajemen beban kerja berkontribusi pada pengurangan risiko cedera muskuloskeletal dan kelelahan. Sementara itu, dampak terhadap retensi lebih bersifat tidak langsung, dimediasi melalui peningkatan persepsi dukungan organisasi dan kesejahteraan kerja yang dihasilkan oleh aplikasi kesejahteraan digital dan sistem penjadwalan yang adil. Diskusi mengintegrasikan perspektif teori Job Demands-Resources, Diffusion of Innovation, dan Strategic Human Resource Management untuk menjelaskan temuan. Disimpulkan bahwa kesuksesan transformasi menuntut pendekatan holistik yang menyelaraskan inovasi teknologi dengan kebijakan SDM dan budaya organisasi, dengan pertimbangan khusus terhadap tantangan kontekstual seperti kesenjangan infrastruktur dan literasi digital di negara berkembang seperti Indonesia. Rekomendasi praktis dan agenda penelitian masa depan diajukan untuk mempercepat adopsi yang efektif.
Copyrights © 2026