Kehamilan risiko tinggi merupakan kondisi klinis yang memerlukan penatalaksanaan komprehensif dan berbasis bukti karena berpotensi menimbulkan komplikasi serius bagi ibu dan janin. Perkembangan teknologi digital di sektor kesehatan membuka peluang untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi pelayanan obstetri melalui pemanfaatan bukti digital. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis strategi operasional berbasis bukti digital dalam penatalaksanaan kehamilan risiko tinggi di rumah sakit. Metode yang digunakan adalah systematic literature review dengan mengkaji artikel ilmiah periode 2020–2025 yang diperoleh dari basis data PubMed, Scopus, Web of Science, dan IEEE Xplore. Artikel diseleksi berdasarkan kriteria inklusi yang mencakup penggunaan teknologi digital, konteks rumah sakit, serta relevansi terhadap manajemen kehamilan risiko tinggi. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa rekam medis elektronik, sistem pendukung keputusan klinis, algoritma prediktif berbasis kecerdasan buatan, dan telemonitoring merupakan komponen utama bukti digital yang berkontribusi signifikan terhadap deteksi dini risiko, konsistensi praktik klinis, dan kontinuitas asuhan. Selain meningkatkan keselamatan ibu dan janin, pemanfaatan bukti digital juga berdampak positif terhadap efisiensi operasional rumah sakit melalui perbaikan alur kerja, koordinasi multidisiplin, dan optimalisasi sumber daya. Namun demikian, implementasi strategi operasional berbasis bukti digital masih menghadapi tantangan terkait interoperabilitas sistem, kualitas data, kesiapan sumber daya manusia, serta isu etika dan privasi data. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi teknologi digital dalam kerangka manajemen operasional yang terstruktur dan kontekstual merupakan kunci keberhasilan penatalaksanaan kehamilan risiko tinggi di rumah sakit.
Copyrights © 2026