Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, namun pada saat yang sama menghadapi tingkat kerentanan yang tinggi terhadap guncangan eksternal, khususnya pada periode pandemi dan pascapandemi COVID-19. Kondisi tersebut mendorong perlunya strategi adaptif yang mampu meningkatkan ketahanan dan keberlanjutan UMKM. Salah satu strategi yang banyak dibahas dalam literatur adalah strategi diversifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren penelitian, tema dominan, serta sintesis temuan empiris terkait strategi diversifikasi sebagai mekanisme ketahanan UMKM pada periode 2020–2025. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 67 artikel jurnal nasional terakreditasi SINTA. Proses kajian dilakukan melalui tahapan pencarian literatur, seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, serta analisis deskriptif dan tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa penelitian strategi diversifikasi UMKM mengalami peningkatan signifikan pada masa krisis dan pemulihan ekonomi, dengan tema dominan meliputi inovasi produk, ekspansi pasar, diversifikasi saluran berbasis digital, serta kolaborasi dan kemitraan. Secara umum, literatur menunjukkan kecenderungan hubungan positif antara strategi diversifikasi dan ketahanan serta kinerja UMKM, terutama ketika didukung oleh digitalisasi dan kapasitas manajerial yang memadai. Namun demikian, efektivitas diversifikasi bersifat kontekstual dan sangat dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal UMKM. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dengan menyajikan peta penelitian diversifikasi UMKM kontemporer serta implikasi praktis bagi pelaku UMKM dan pembuat kebijakan dalam merancang strategi diversifikasi yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026